antifacebook.net

Personal blog yang menyajikan berbagai macam informasi unik dan menarik.

Seperti Apa Sih Siklus Menstruasi Normal itu?

Setiap wanita yang mencapai pubertas biasanya mengalami menstruasi. Namun tidak semua wanita mendapatkan menstruasi setiap bulan. Biasanya beberapa orang selalu datang tepat waktu, yang lainnya tidak menentu. Hal ini dikarenakan siklus menstruasi setiap wanita bisa berbeda-beda. Jadi seperti apakah siklus menstruasi normal?

Menstruasi ditandai dengan hilangnya lapisan rahim hingga terjadi perdarahan dari vagina. Namun hingga itu terjadi, ada proses yang harus Anda lalui terlebih dahulu.

Awalnya, ovarium (indung telur) melepaskan sel telur dan kemudian menempel pada dinding rahim, menunggu untuk dibuahi oleh sperma. Sambil menunggu sperma datang, jaringan dinding rahim akan terus menebal untuk mempersiapkan kehamilan. Jika ada sperma yang masuk, maka sel telur bisa dibuahi dan kemudian berkembang menjadi janin.

Sebaliknya, jika sel telur tidak membuahi, lambat laun jaringan dinding rahim akan mulai turun dan bocor, yang dilepaskan melalui vagina. Proses ini akan dimulai berulang kali di akhir siklus.

Proses menstruasi dari awal hingga akhir disebut siklus menstruasi. Tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama: beberapa normal dan normal, yang lain sebaliknya. Untuk memahami bagaimana siklus menstruasi itu normal, simak ulasan berikut ini.

Bagaimana siklus menstruasi yang normal?

Umumnya siklus haid normal terjadi rata-rata setiap 28 hari. Beberapa juga mengalami siklus menstruasi sekitar 25-35 hari. Ini masih normal. Anda dianggap memiliki periode tetap jika menstruasi Anda datang setiap 23 hari atau setiap 35 hari, atau di mana saja di antara periode tersebut. Menstruasi normal berlangsung selama tiga hingga tujuh hari.

Waktu ovulasi (saat ovarium melepaskan sel telur) dalam siklus haid yang normal akan selalu datang pada hari ke-14, tepat di tengah-tengah siklus. Masa ovulasi juga sering disebut sebagai masa subur, yaitu saat sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika tidak, hari pertama haid akan datang empat belas hari kemudian.

Contoh: hari pertama siklus jatuh setiap 5, artinya siklus berakhir sekitar jam 12. Oleh karena itu, periode ovulasi sebelumnya turun sekitar 20-21 pada bulan terakhir. Sementara itu, masa ovulasi Anda berikutnya akan datang dalam empat belas hari dari hari terakhir (12) hari Anda, yaitu 26-27, lagi di bulan yang sama.

Wanita dengan siklus menstruasi normal akan mendapatkan menstruasi sebulan sekali, dengan total 11-13 periode menstruasi dalam satu tahun kalender. Siklus menstruasi ini akan terus berlanjut hingga Anda memasuki masa menopause, saat tubuh Anda tidak lagi memproduksi telur, sehingga Anda tidak akan mengalami menstruasi.

  1. Warna darah

Darah menstruasi yang normal biasanya berwarna merah cerah seperti buah ceri matang. Namun, seberapa banyak warna merah bervariasi dari satu wanita ke wanita lain tergantung pada tingkat kekentalan atau jumlah darah.

  1. Masa menstruasi

Biasanya wanita mengalami haid 3 sampai 7 hari. Namun, ada orang yang hanya mengalami menstruasi selama 2 hari. Perubahan periode menstruasi juga bergantung pada jumlah darah yang dikeluarkan. Jika ini terjadi selama 2 hari, lebih banyak darah biasanya dikeluarkan.

  1. Keputihan

Keputihan biasanya terjadi beberapa hari sebelum haid. Leukore diproduksi oleh serviks dan terjadi selama masa subur. Keputihan prematur biasanya berwarna putih cerah / bening, kental dan lengket secara konsisten (lebih cair pada saat subur) dan tidak berbau.

Demikian tadi beberapa hal mengenai siklus menstruasi normal, untuk anda yang ingin mendapatkan informasi yang detail silahkan ke Orami untuk mendapatkan informasi, review, dan masih banyak lagi.